Denpasar, 22 Januari 2026 — Peredaran narkoba yang memanfaatkan rokok elektronik (vape) sebagai medium baru menjadi ancaman serius di Kota Denpasar. Merespons situasi tersebut, Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Asosiasi Vaporiser Bali menggelar kegiatan Sosialisasi Peredaran Narkoba di Kota Denpasar yang berfokus ke isu narkoba pada rokok elektronik. Sosialisasi ini diadakan sebagai langkah preventif untuk menekan penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan generasi muda.
Sosialisasi ini menyoroti modus peredaran narkoba yang kian adaptif, di mana zat terlarang disamarkan dalam liquid rokok elektronik. Pola ini dinilai berbahaya karena sulit terdeteksi secara kasat mata, mudah diakses, dan sering kali menargetkan remaja serta pengguna pemula yang belum memiliki pemahaman memadai tentang risiko narkotika.
Dalam kegiatan tersebut, BNN menegaskan bahwa rokok elektronik bukan ruang abu-abu hukum yang dapat dimanfaatkan untuk mengedarkan narkoba. Penyalahgunaan liquid yang mengandung narkotika tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berdampak serius terhadap kesehatan fisik, mental, serta masa depan penggunanya.
Selain memaparkan bahaya kesehatan dan konsekuensi hukum, sosialisasi ini juga berisi himbauan tegas kepada pelaku usaha vape agar tidak menjadi celah peredaran narkoba. Asosiasi Vaporiser Bali menyatakan komitmennya untuk menjaga ekosistem usaha yang bersih, legal, dan bertanggung jawab, serta siap bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan dan pengawasan.
Sebagai bentuk komitmen bersama, BNN dan Asosiasi Vaporiser Bali sepakat memperkuat sinergi melalui edukasi berkelanjutan, peningkatan literasi bahaya narkoba, serta pelaporan aktif apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan rokok elektronik sebagai media peredaran zat terlarang.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan tidak lagi memandang rokok elektronik sebagai produk yang bebas risiko. Pencegahan peredaran narkoba bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Kota Denpasar dari ancaman narkotika yang terus berkembang.
Foto cover: Pemaparan materi dari Narasumber pada Sosialisasi Kolaborasi BNN dengan AVB dalam Sosialisasi Peredaran Narkoba di Kota Denpasar. Foto: Dokumentasi Balinggih.
Penulis: Balinggih

Leave a Reply