,

PRESS RELEASE PICA FEST 2025

Flashback ke tahun 2014, dimana sekumpulan anak muda yang memiliki usaha di bidang clothing di Pulau Ball memulai sebuah pergerakan untuk memajukan industri kreatif melalui sebuah event. Memilih kota Denpasar sebagai titik pusatnya, waktu itu rasanya memang terlihat sedikit pesimis untuk memulai sebuah event yang mengkolaborasikan banyak komunitas selain clothing.

Walaupun ada banyak keraguan, dengan modal kerja keras dan kolaborasi yang solid dari berbagal komunitas yang terlibat, pada akhirnya kami berhasil menggelar Pica Fest yg ke 9 tahun ini dan menjadi salah satu agenda Provinsi Bali berskala nasional dengan jumlah pengunjung yang selalu meningkat setiap tahunnya.

Setelah menggelar PICA FEST dari tahun 2014 sampai 2019, kami sempat vakum selama 2 tahun karena pandemi, PICA FEST kembali hadir di tahun 2022 dan 2023, tetapi di tahun 2024 kami memilih untuk meniadakan PICA FEST karena sedang berlangsungnya agenda Pemilu. PICA FEST akan kembali tahun ini pada tanggal 24, 25, 26, dan 27 Jull untuk memberikan pengalaman yang seru dan tidak terlupakan bagi Pica Mania.

Ada lebih dari 100 pengisi acara yang terlibat, mulal dari seniman dan musisi Bali hingga luar ball akan memeriahkan PICA FEST 2025. Seperti Hindia, Feast, Tuantigabelas X Westwew, Tipe X, Stand Here Alone, For Revenge X Stereowall, Strangers, Ahmad Abdul, Yura Yunita, Perunggu, Morfem, Negatifa, Superman is Dead, The Adams, 510, Kangen Band, Starlit, dan yang pasti puluhan musisi keren Bali lainnya akan tampil maksimal tahun ini.

Tahun Ini, PICA FEST 2025 dengan bangga berkolaborasi bersama Bank BPD Bali sebagai sponsor utama. Dalam kolaborasi ini, PICA FEST mengusung semangat pelestarian budaya Bali melalui pendekatan kreatif dalam festival modern. Untuk pertama kalinya, elemen-elemen tradisional seperti Genjek, Liku, Rindik, hingga Joged Bumbung akan menjadi bagian dari rangkaian program festival menghadirkan warna baru yang memperkaya pengalaman pengunjung. Perpaduan antara semangat anak muda, budaya pop, dan kekayaan tradisi lokal menjadi ciri khas PicaFest tahun ini menjadikannya tak sekadar festival, tetapi juga ruang pertemuan iintas generasi dan ekspresi kebudayaan Bali yang hidup.

Dan tentunya ditahun ini Pica Fest juga masih berkolaborasi dengan komunitas – komunitas kreatif yang ada di Bali. Selain komunitas Clothing, kami juga berkolaborasi dengan beberapa Komunitas antara lain Komunitas Tatto, Komunitas Lari, Komunitas E-Sport, Komunitas Otomotif, UMKM Ball yang bergerak di bidang F&B yang didalamnya akan diadakan festival kreatif arak dengan nama Arakultura yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali. Dan yang spesial di tahun ini akan hadir kolaborasi terkait kebersihan lingkungan yang kami sebut PICA WASTE DEPARTMENT, merupakan sebuah gerakan yang bekerja sama dengan Bersih Bersih Bali, PPLH Bali, dan Yayasan Tegeh Sari yang akan fokus dalam pengelolaan sampah organik. Lalu ada juga ACS Bali yang akan mengelola sampah anorganik dan residu. Kemudian pengelolaan hasil anorganik akan dibantu oleh Pesona Plastik dan Daur Ulang Di Tengah perjuangan Pemerintah dalam pengelolaan sampah, PICA FEST ingin hadir sebagai event yang bisa mengelola sampahnya secara mandiri. Semoga gerakan ini bisa menjadi solusi dan percontohan untuk event lainnya agar lebih peduli dengan sampah yang dihasilkan saat menggelar sebuah acara.

Melalui Press Release ini, kami mengucapkan Terima Kasih yang kepada seluruh media yang membantu meliput, memberitakan, dan menyebarkan informasi terkait event ini. Semoga rekan-rekan media akan selalu mendukung PICA FEST dan event event lain yang ada di seluruh Bali agar Industri kreatif di Bali semakin berkembang dan menjadi salah satu ujung tombak perekonomian Bali.

Foto cover: Dokumentasi Press Conference PICA FEST 2025 oleh Balinggih
Penyunting: I Made Indra Cipta Widhiastra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *