Macet Padat Merayap! Efek High Season Sudah Dekat?

Foto cover: @milartbali
Penulis kontributor: I Made Jaya Wiguna
Penyunting: I Made Indra Cipta Widhiastra

Bali selalu menjadi salah satu tujuan destinasi wisata bagi tamu domestik maupun manca negara. Menjelang musim liburan atau yang kerap disebut high season, pulau ini mulai menunjukkan tanda-tanda peningkatan aktivitas pariwisata. 

Salah satu indikator paling jelas adalah meningkatnya volume kendaraan di berbagai titik strategis. Peningkatan ini mulai terlihat dari kawasan Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, hingga kawasan wisata seperti Kuta, Seminyak, hingga Ubud. Arus lalu lintas yang biasanya lancar di hari biasa kini mulai tersendat, bahkan pada jam-jam yang tidak tergolong sibuk. Fenomena ini bukan hal baru, namun tetap menjadi perhatian utama, terutama bagi warga lokal dan pelaku industri pariwisata. 

Kondisi ini tentu menimbulkan berbagai dampak, mulai dari meningkatnya waktu tempuh hingga potensi gangguan terhadap kenyamanan wisatawan. Tidak sedikit masyarakat yang mengeluhkan kemacetan yang terasa lebih awal dari biasanya, seolah menjadi sinyal bahwa peak season tahun ini akan lebih ramai dari tahun-tahun sebelumnya.  

Kedatangan tamu wisatawan domestik maupun manca negara kini menjadi tantangan tersendiri khususnya bagi kelancaran lalu lintas kendaraan di Pulau Dewata. Hal ini disebabkan karena terjadinya peningkatan volume kendaraan secara tiba-tiba ketika dimulainya masa high season.  

Peningkatan ini biasanya disebabkan oleh kedatangan tamu domestik yang datang dengan menggunakan kendaraan pribadi, alih-alih menyewa kendaraan transportasi lokal untuk berpergian ketika berada di Bali. Hal ini menjadi permasalahan musiman yang akan terus datang ketika pemerintah tidak tegas terhadap regulasi arus mobilisasi para wisatawan. 

Selain itu, wisatawan asing juga memiliki track record buruk terhadap kepatuhan ketika berlalu lintas di Bali. ‘Bule’ tanpa helm, ataupun aksi ngebut-ngebutan para wisatawan manca negara sudah menjadi makanan sehari-hari bagi masyarakat Bali. Sayangnya, hingga kini belum ada regulasi yang dirasa ampuh untuk membuat para wisatawan mematuhi tata tertib berlalu lintas sebagaimana mestinya. Hal ini penting guna menciptakan rasa aman dan nyaman baik dari sisi masyarakat Bali sendiri maupun para tamu wisatawan yang berlibur ke Bali.  

Jadi menurut kalian, apa yang sebaiknya dilakukan oleh pemerintah kita?  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *